Mencegah Konflik antar Kadet

Konflik antar kadet di sekolah pilot bisa berujung pada hukuman tertentu atau bahkan pemberhentian kadet dari pihak sekolah. Hal semacam ini sudah pasti sangat merugikan kadet sendiri karena selain mereka harus menanggung malu, mereka juga sudah menghilangkan kesempatan mereka untuk bisa menjadi pilot bila mereka sampai dikeluarkan dari sekolah. Btw, apakah Anda seorang kadet baru? Jika jawabannya iya, pastikan untuk menjaga sikap dan etika selama berada di pilot training guna mencegah konflik antar kadet. Selain itu, cegah pula masalah ini dengan melakukan hal-hal berikut:

Menghindari tindakan rasis

Rasis adalah suatu tindakan pelecehan berdasarkan perbedaan fisik, warna kulit, rambut, bahasa, dan lain sebagainya. Hal ini memang merupakan suatu tindakan ilegal yang harus dihindari oleh siapa pun juga karena dapat menimbulkan konflik berskala besar. Maka dari itu, jika ada kadet lain yang berasal dari negara lain atau daerah lain yang memiliki ciri fisik yang berbeda dari orang kebanyakan, jangan pernah menghina mereka karena mereka juga manusia dan berhak untuk sekolah di sekolah tersebut. Jika memang tidak suka kepadanya, cukup diam dan jaga jarak tapi jangan menunjukkan sikap tidak suka atau mengabaikannya. Ingat bahwa di sekolah pilot itu Anda belajar bukan bermusuhan dengan sesama pelajar.

Membuang jauh pikiran negatif tentang kadet lain

Ada kalanya pikiran negatif muncul ketika melihat kadet lain lebih dari diri sendiri, entah itu dari segi penampilan fisik, fasilitas yang dimiliki, kemampuan beradaptasi dan menerbangkan pesawat, dan lain sebagainya. Sebenarnya, rasa iri dan cemburu itu wajar tapi jangan jadikan perasaan tersebut berlebihan. Sebaliknya, jadikan perasaan itu sebagai pemecut semangat dan motivasi untuk bisa berada atau setingkat di atas kadet tersebut. Apabila kedua rasa tersebut terus menerus “dipelihara”, pikiran negatif akan semakin menjadi-jadi dan merugikan diri sendiri. Tak dapat dipungkiri bahwa hal ini akan berujung pada rasa benci yang lama kelamaan akan menjadi emosi. Sedikit saja timbul kesalahpahaman kepada kadet tersebut, perang mulut atau pun baku hantam bisa saja terjadi. Maka dari itu, buang jauh pikiran negatif tentang kadet lain. Jika memang iri dan cemburu, jangan biarkan perasaan ini menjadi-jadi.

Menunjukkan sikap sopan dan baik

Tidak semua kadet itu berusia sama. Ada yang memang masih di bawah 20 tahun dan ada juga yang sudah di atas 20 tahunan. Perbedaan usia ini seharusnya dijadikan alasan tepat untuk menghormati satu sama lain dan menunjukkan sikap sopan dan baik ke sesama peserta didik. Sebagai contoh, jika berpapasan dengan kadet lain yang lebih senior atau lebih muda tapi angkatannya berbeda di atas Anda, tetap berikan senyum atau setidaknya anggukkan kepala Anda. Jika dia yang menegur duluan, lakukan hal yang sama dan ajak ngobrol sepatah atau dua patah kata. Bagaimana jika kadet lain suka mengabaikan atau seolah-olah menjauhi Anda? Tidak perlu khawatir karena Anda cukup menunjukkan sikap sopan dan baik untuk mencairkan suasana dan melunakkan hati mereka. Lambat laun mereka akan capek sendiri dan Anda tidak akan rugi dengan kondisi ini. Jika Anda memikirkannya, cukup dipikirkan sekali saja, tidak perlu dipikirkan terus menerus karena hal tersebut hanya akan membuat Anda tertekan dan stres. Sadari bahwa ada hal yang lebih penting untuk dipikirkan, yaitu pelajaran dan pelatihan Anda supaya bisa lulus tepat waktu dan meraih cita-cita yang diinginkan untuk menjadi seorang pilot.