Ini Alasan yang Membuat Anda Harus Pilih Sekolah Pilot yang Sudah Lama Berdiri

Saat ini telah banyak sekolah penerbangan berdiri baik negeri atau swasta, baik itu yang baru berdiri atau sudah lama. Banyaknya pilihan sekolah satu ini sudah pastinya membuat Anda merasa bingung untuk memilih sekolah mana yang berkualitas bagus. Hal ini wajar saja terjadi dikarenakan dari segi sekolah yang dipilih bisa menjadi upaya untuk mewujudkan impian Anda menjadi seorang pilot. Kenyataannya, tidak sedikit juga orang tua atau Anda lebih memilih masuk sekolah penerbangan yang baru berdiri. Salah satu alasannya dikarenakan biaya yang ditawarkan lebih murah. Memang hal ini sering kali dilakukan orang atau pihak sekolah termasuk sekolah pilot sebagai cara untuk menarik minat calon siswa/siswi agar mau masuk sekolah baru. Yang mesti Anda ketahui biaya murah belum tentu sekolah yang baru berdiri dapat memberikan sesuai dengan apa yang diharapkan atau inginkan seperti cepat lulus atau belajar dengan baik. Karena, tidak semua sekolah pilot yang baru berdiri dapat memenuhi kebutuhkan sekolah dengan cepat karena butuh tahapan terlebih dahulu. Jadi, untuk Anda yang ingin masuk sekolah penerbangan ini sebaiknya pilih sekolah pilot yang sudah lama berdiri. Mengapa? Untuk mengetahui lebih lanjut apa yang menjadi alasannya, berikut ini:

Sudah memiliki banyak pengalaman

Pengalaman merupakan hal yang berharga sehingga yang membuat Anda harus pilih sekolah pilot yang sudah lama berdiri karena sudah memiliki banyak pengalaman. Sekolah yang tidak memiliki pengalaman, bisa-bisa sekolah tidak dapat berdiri lama karena bingung apa yang harus dilakukan agar sekolah terus bangkit. Ada baiknya pilih sekolah pilot yang berdiri di atas 3 tahun. Sekolah dengan kriteria ini selain telah memiliki pengalaman, membuat Anda terhindar dari putus pendidikan dikarenakan ada sekolah pilot yang akhirnya tutup dikarenakan bangkrut. Jika ini terjadi, bukan tidak mungkin akhirnya pendidikan Anda akan terbengkalai.

Fasilitas yang tersedia lebih memadai

Fasilitas di sekolah pilot sangat  penting untuk menunjang proses belajar dan mengajar. Membuka sekolah penerbangan, membutuhkan biaya yang tidak sedikit sehingga tidak semua sekolah bisa memenuhi fasilitas yang memadai seperti ruang belajar, asrama, pesawat latihan, simulator, dan lain sebagainya. Biasanya pihak sekolah akan memenuhi fasilitas secara bertahap terutama untuk sekolah pilot baru. Masuk sekolah pilot dengan fasilitas yang kurang memadai, bisa-bisa menghambat proses belajar dan latihan Anda. Dengan begitu, bisa membuat Anda lulus tidak tepat waktu. Lebih baik Anda masuk sekolah pilot yang sudah lama berdiri untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan karena sekolah yang sudah lama berdiri biasanya fasilitas yang tersedia lebih memadai dibandingkan baru.

Lebih mudah dikenal di maskapai penerbangan

Biasanya masakapai penerbangan lebih memilih untuk merekrut calon pilot yang lulusan dari sekolah pilot terkenal. Semua ini dikarenakan pihak maskapai telah mengetahui bagaimana dengan kinerja dari para lulusan sekolah tersebut dibandingkan merekrut siswa dari lulusan sekolah yang identitasnya baru. Untuk itulah yang menjadi alasan Anda masuk sekolah pilot yang telah lama berdiri yaitu agar lebih mudah dikenal di maskapai penerbangan. Dengan cara ini, bukan tidak mungkin akan membuat Anda lebih mudah untuk mencari lapangan pekerjaan di maskapai penerbangan.

Jadi, saat Anda memutuskan untuk masuk sekolah pilot sebaiknya pilih-pilih terlebih dahulu. Selain itu, lebih baik masuk sekolah pilot yang telah lama berdiri dengan tujuan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

Lulusan Pilot Terancam Menganggur, Mengapa?

Saat dilantik kelulusannya dari sekolah pilot, begitu bangga rasanya. Pendidikan selama kurang lebih satu tahun penuh telah dapat ditempuh dan dilalui dengan baik sehingga akhirnya mencapai tahap kelulusan. Namun tentu saja, pelantikan tersebut bukanlah akhir dari segalanya melainkan awal dari sebuah perjuangan untuk mencapai karir di masa depan. Para lulusan sekolah pilot masih harus melamar pekerjaan di airline untuk mendapatkan posisi. Terkait dengan masalah peluang kerja, tahun-tahun lalu Indonesia selalu kekurangan pilot. Namun saat ini kerap terkabar bahwa lulusan pilot justru terancam menganggur. Benarkah demikian? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, mari simak lebih lanjut uraian di bawah ini:

Lisensi tidak mendukung

Untuk dapat memenuhi kualifikasi airline, lisensi yang dipegang siswa pilot setelah lulus dari sekolah penerbangan setidaknya CPL (Commercial Pilot Licence). Lisensi tersebut umumnya baru bisa diperoleh pilot rata-rata dengan mengantongi 100-120 jam terbang. Dengan jam terbang yang demikian, pilot telah memiliki kemampuan mental dan pemahaman yang baik dalam dunia penerbangan. Setelah lisensi CPL, ada IR dan MER.

Semakin bagus lisensi yang dimiliki akan semakin baik pula peluang kerja di maskapai penerbangan, seperti lisensi MER bahwa pilot sudah dikatakan siap pakai. Lisensi memang menjadi pertimbangan bagi airline dalam menerima penerbang. Terutama yang baru mengambil program PPL (Private Pilot Licence), tenaganya belum banyak dibutuhkan oleh maskapai penerbangan karena kemampuan terbang relatif cetek. Inilah sebabnya dari lisensi yang tidak mendukung bisa menyebabkan pilot menganggur.

Pengetahuan terbang minim

Saat melamar pekerjaan di airline pilot juga harus mengikuti serangkaian tes terlebih dahulu, tidak jauh berbeda saat mendaftar di sekolah penerbangan pada masa sebelumnya. Dalam hal ini, pengetahuan dalam dunia penerbangan yang diperoleh siswa pilot tentu harus lebih mumpuni ketimbang baru mendaftar sebagai calon cadet. Hal ini akan menjadi penilaian pihak maskapai mendapatkan calon penerbang terbaik untuk menduduki posisi yang tersedia. Banyaknya pesaing juga menjadi bumerang dalam hal ini dan cadet yang pengetahuannya masih relaif rendah bersiap-siap tersingkirkan.

Akreditas sekolah kurang baik

Pertimbangan pihak airline dalam menerima penerbang juga tentunya dari latar belakang pendidikan, salah satunya akreditas sekolah. Jika siswa merupakan lulusan dari sekolah ternama, terfavorit, dan terkenal kualitasnya, besar peluang bagi cadet untuk diterima. Sebaliknya, kalau sekolah memiliki reputasi yang buruk entah itu dari sistem belajarnya yang kurang disiplin ataupun fasilitas sekolah tidak memadai, kemungkinan besar bisa menyebabkan kecilnya kesempatan untuk diterima di maskapai penerbangan. Dengan kata lain, kapabilitas siswa banyak dilihat dari segi kualitas sekolah sehingga tak mengherankan kalau lulusan dari institut yang punya akreditas kurang baik kerap kali kalah di medan perang.

Kesehatan tubuh tidak mendukung

Seperti yang telah dibahas pada uraian di atas bahwa untuk memperoleh posisi di maskapai penerbangan misalnya sebagai second officer, pilot harus mampu melewati serangkaian tes yang dilakukan oleh airline. Tidak hanya soal pengetahuan dan kemampuan terbang saja, tetapi juga kesehatan tubuh. Tanggung jawab pilot sangatlah besar terutama terhadap keselamatan penumpang. Inilah kenapa pilot harus memiliki kesehatan yang baik termasuk pula ketika membuat rencana penerbangan. Jelas bahwa kesehatan tubuh tidak mendukung juga merupakan satu masalah yang membuat pilot gagal dalam memperoleh posisi pekerjaan.

Ingat, kesehatan yang baik adalah salah satu syarat lulus masuk sekolah pilot. Makanya percuma jika di sekolah pilot bisa diluluskan meski kondisi kesehatan kurang mendukung karena pada akhirnya akan kesulitan mendapat pekerjaan di maskapai penerbangan. Kalau sudah begini, tentu cadet yang rugi.

Pilot menganggur usai lulus sekolah bisa saja terjadi karena beberapa faktor seperti di atas. Oleh karenanya perlu persiapan yang baik sebelum masuk sekolah penerbangan agar nantinya bisa menjadi lulusan berkualitas dan memungkinkan dalam memperoleh jenjang karir yang diimpikan.